Wisuda ke-2 dan Pelantikan Rektor UMKOTA, Senin 2 November 2026, Islamic Center Kolaka Utara Lihat agenda
UMKOTA Universitas Muhammadiyah
Kolaka Utara

Sejarah

Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara (UMKOTA) lahir dari kerinduan masyarakat Kolaka Utara akan perguruan tinggi di daerahnya sendiri. Pemerintah daerah, tokoh pendidikan, dan aktivis muda Muhammadiyah bergerak bersama hingga berdirilah perguruan tinggi Muhammadiyah di Kabupaten Kolaka Utara.

2022: Institut Teknologi dan Sains Muhammadiyah Kolaka Utara. Kampus ini berdiri pada 21 Februari 2022 berdasarkan Keputusan Mendikbudristek Nomor 107/E/O/2022 dan berkedudukan di Lasusua. Di bawah pimpinan H. Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si., institut membuka tiga program studi: Sains Aktuaria, Teknik Komputer, dan Kewirausahaan. Tahun-tahun awal diisi dengan penataan manajemen dan fasilitas yang masih serba terbatas, tetapi dijalani dengan semangat yang besar.

2025: menjadi universitas. Pada 30 Januari 2025, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menerbitkan Keputusan Nomor 17/B/O/2025 tentang izin penggabungan Institut Teknologi dan Sains Muhammadiyah Kolaka Utara dan Akademi Kebidanan Permata Husada Samarinda menjadi Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara, yang diselenggarakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah. Penggabungan ini membawa Program Studi Kebidanan (D3) dan membuka lima program studi sarjana baru: Teknik Sipil, Manajemen, Hukum, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Pendidikan Jasmani. Sejak itu UMKOTA mengelola sembilan program studi di tiga fakultas.

2026: akreditasi dan wisuda. UMKOTA meraih akreditasi institusi Baik dari BAN-PT yang berlaku sampai 2 Juli 2029, dan seluruh program studinya kini telah terakreditasi. Pada 2 November 2026, UMKOTA menggelar Wisuda ke-2 sekaligus pelantikan Rektor masa jabatan 2026-2030 di Islamic Center Kolaka Utara.

Sebagai amal usaha Muhammadiyah, UMKOTA membawa misi dakwah dan tajdid: menjadikan nilai-nilai Islam sebagai panduan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk kemajuan Kolaka Utara dan bangsa.

Makna logo. Logo berbentuk segi delapan yang melambangkan sinar matahari dalam lambang Muhammadiyah, sumber spiritual bagi insan akademik yang profesional dan berjiwa Islami. Padi dan kapas bermakna manfaat bagi kesejahteraan bangsa. Simbol Muhammadiyah menegaskan bahwa universitas mengemban visi dan misi Persyarikatan. Warna biru melambangkan stabilitas, kejelasan, dan kepercayaan; kuning emas melambangkan khidmat keilahian dan keilmuan; hijau melambangkan kemakmuran dan keislaman.